Deprecated: Methods with the same name as their class will not be constructors in a future version of PHP; Browser has a deprecated constructor in /home/perpusjatengprov/public_html/plugins/system/zt_visitor_counter/browser.php on line 19
Tempat Wisata Jateng

Tempat Wisata Jateng

pemandian kalibacin 2

Pemandian air panas yang memiliki kandungan mineral dan belerang cukup tinggi. Dipercaya banyak orang baik untuk penyembuhan aneka penyakit kulit. Pemandian ini letaknya tidak jauh dari Bendungan Gerak Sungai Serayu. Hanya sekitar 300 meter dari bendungan tersebut. Dengan pemandangan yang cukup sejuk yang indah, maka tak heran jika banyak para wisatawan yang ingin berlibur ke tempat ini. Selain untuk relaksasi terhadap tubuh juga sebagai liburan yang simple, dan ringkas.

Alamat : Desa Tambaknegara, Rawalo, Banyumas, Jawa Tengah.

sumber : https://tempatwisataunik.com/wisata-indonesia/jawa-tengah/tempat-wisata-di-jawa-tengah

main image 15306

 

Wisata Lokomotif Wisata Cepu di Cepu Blora Jawa Tengah terletak di desa ngelo, Kecamatan cepu, Kabupaten blora, Provinsi jawa tengah. Tetapi jika anda masih bingung di mana lokasi atau letak Wisata Lokomotif Wisata Cepu di Cepu Blora Jawa Tengah.

Lokomotif ini merupakan loko buatan Berliner Maschinnenbaun  Jerman tahun 1928. Dahulu loko ini digunakan sebagai sarana transportasi untuk mengangkut hasil hutan jati di Kabupaten Blora. Saat ini loko ini difungsikan sebagai loko wisata yang dikelola oleh Perhutani KPH Cepu.

Namun sayangnya biaya operasional untuk menghidupkan loko ini lumayan tinggi sehingga biaya untuk berkeliling dengan loko ini juga relatif mahal.Obyek utama perjalanan ini adalah melihat hutan jati (tectoca grandis) yang dikelola dengan memperhatikan asas kelestarian hutan.

Loko Tour yang dipersiapkan khusus untuk kaum wisatawan, rutenya sangat panjang. Dengan melintasi hutan jati di wilayah BKPH Ledok, Kendilan, Pasar Sore, Blungun, Nglobo. Cabak, dan Nglebur.

sumber : https://ihategreenjello.com/pesona-keindahan-wisata-lokomotif/

https://wisatalengkap.com/tempat-wisata-di-blora/

 

maxresdefault 5 1024x576

Goa Terawang merupakan obyek wisata alam, terbentuk di daerah endapan batu Gamping Pegunungan Kapur Utara berumur + 10 juta tahun. Terletak di Desa Kedungwungu Kecamatan Todanan kawasan Hutan KPH Blora + 35 Km. arah Barat Kota Blora. Goa Terawang mempunyai panjang alur/terawang terpanjang + 180 m dengan kedalaman 5-11 m dibawah permukaan tanah. Didalamnya terdapat stalakmit dan stalaktit yang sangat indah dan menawan.

42 kilometer perjalanan dari kota Pati dengan sepeda motor sepertinya tidak membuat penat di tubuh. Waktu tempuh hampir dua jam tidak membuat bosan karena pemandangan yang dilalui cukup menyegarkan mata. Pohon-pohon jati yang berukuran tidak begitu besar berjajar di kiri-kanan jalan berbukit di Pegunungan Kapur Utara di Jawa Tengah tersebut, diselingi ladang-ladang penduduk yang ditanami jagung dan cabai. Rumah-rumah penduduk yang sebagian besar masih beratap tinggi ciri khas rumah jawa tempo dulu dengan dinding kayu maupun tembok memberi sebuah kesan tersendiri.

sumber : https://www.kompasiana.com/danielmashudi/55301a8f6ea83411278b45ac/menikmati-keindahan-goa-terawang-di-blora

https://wisatalengkap.com/tempat-wisata-di-blora/

 

agrowisata sondokoro karanganyar

 

Agrowisata Sondokoro merupakan sebuah tempat wisata di Karanganyar Jawa Tengah. Jika Anda tinggal di Solo dan sekitarnya, nama dari objek wisata ini pasti sudah tidak asing di telinga Anda. Objek wisata ini cocok untuk wisata keluarga dan juga wisata anak di Solo dan sekitarnya. Hal ini memang sesuai dengan konsep wisata yang ditawarkan dari objek wisata ini. Objek wisata ini juga dekat dengan objek wisata di Karanganyar lainnya seperti Air Terjun Grojogan Sewu.

Dulunya ini adalah bagian dari pabrik gula di masa kolonial. Akan tetapi saat ini lokasi wisata ini lebih berkembang dengan baik. Namun sisa-sisa sejarah dari pabrik gulanya sendiri tetap bisa diamati dari sana. Bahkan pabrik gula ini adalah pabrik gula terbesar di Karanganyar yang masih berfungsi hingga saat ini, terutama ketika masa panen raya tebu tiba.

Nama Sondokoro itu sendiri diambil dari nama sebuah desa. Legenda masyarakat sekitar menyebutkan bahwa konon ada dua orang yang bernama Kyai Sondo dan Kyai Koro yang bertarung selama 40 hari dan 40 malam. Tujuan pertarungan adalah untuk mendapatkan menantu yang sama-sama mereka incar, yaitu Tumenggung Joyo Lelono. Namun kedua orang itu pada akhirnya tidak ada yang menang, alias seri. Dari kisah inilah nama Sondokoro diambil.

 

73c1aa1a keistimewaan wisata sondokoro 300x225

 

Lokasi

Lokasi Agrowisata Sondokoro berada di Kecamatan Tasikmadu, Karanganyar, Jawa Tengah. Alamat lengkapnya adalah di Jalan Mangkunegara, Bojonegara, Surakarta, Jawa Tengah.

 

74 sondokoro tasikmadu e1514293212120

Wahana 

  • Agro sehat jalan refleksi
  • Akuarium air tawar
  • Arena berenang
  • Arena bermain pasir
  • Dunia Kreasi
  • Flying Fox
  • Giling air cerdas
  • Jarring laba-laba
  • Jembatan Gantung
  • Kereta lokomotif mesin uap (spoor teboe, spoor classic, Spoor Sakarosa
  • dan juga spoor gula) yang bahan bakarnya masih menggunakan kayu
  • Kincir
  • Mandi bola
  • Wisata Pabrik Gula : Melihat proses pembuatan gula atau penggilingan tebu yang akan diolah menjadi gula
  • Mini futsal
  • Motor Listrik
  • Panjat dinding
  • Perahu Ayun
  • Rumah pohon
  • Sacchacinema
  • Taman air
  • Taman laluli-lintas
  • Terapi ikan

Fasilitas

  • Tempat parkir
  • Tempat ibadah
  • Tempat makan
  • Toilet
  • Live music
  • Toko souvenir
  • Homestay
  • Gazebo

sumber : https://tempatwisataunik.com/wisata-indonesia/jawa-tengah/agrowisata-sondokoro

 

 

Di antara pohon-pohon rindang yang memenuhi kawasan hutan di Dusun Ceto, Desa Gumeng, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar, terdapat sebuah candi. Candi ini tidak terlalu besar. Bangunannya pun sederhana, tidak terlalu megah. Candi tersebut bernama Candi Kethek. Candi ini terletak sekitar 300 meter arah timur laut dari Candi Cetho.

 

screenshot 2016 05 06 10 55 02 1

 

Pemberian nama “kethek” pada candi ini dilakukan oleh masyarakat sekitar. Nama tersebut diberikan karena di sekitar lokasi tempat candi berada sering dijumpai kera, yang dalam bahasa Jawa disebut “kethek”.

Melihat ukuran bangunannya, Candi Kethek tidak sebesar Candi Cetho yang berada di dekatnya. Ukurannya hanya berkisar 20 x 30 meter. Selain itu, sebagian besar bangunan candi pun tertutup dengan tanah.

 

418 1

 

Candi yang dibangun menghadap ke arah barat ini berbentuk teras berundak. Ada empat teras pada bangunan candi. Pada teras pertama hingga ketiga, tidak terdapat bangunan. Hanya tanah yang dibuat berundak dengan susunan batu kali digunakan sebagai pembatas teras. Masing-masing teras dihubungkan dengan anak-anak tangga di bagian tengah bangunan. Hanya saja, pada teras ketiga, terdapat sebuah pohon besar yang bagian batangnya dibalut dengan kain putih. Sementara, pada teras keempat, terdapat sebuah bangunan kecil yang menjadi tempat upacara.

Di sekitar candi, ditemukan patung berbentuk kura-kura. Dengan ditemukannya patung ini, serta bentuknya yang berundak-undak, diperkirakan candi ini dibangun pada masa yang sama atau tidak jauh berbeda dengan Candi Cetho, yaitu sekitar abad XV atau XVI Masehi.

Ditemukannya patung kura-kura ini pun menjadi dasar asumsi bahwa candi ini terkait dengan Agama Hindu, terutama dengan cerita Samudramanthana. Selain itu, adanya patung kura-kura pun mengindikasikan candi ini memiliki fungsi yang sama dengan Candi Cetho, yaitu sebagai tempat peruwatan.

Untuk mencapai Candi Kethek, pengunjung harus memasuki Candi Cetho. Pada teras keempat, terdapat gerbang yang terhubung dengan jalan setapak menuju Candi Kethek. Perjalanan menuju Candi Kethek akan melalui jalan berbukit dan menyeberangi sungai kecil.

Candi Kethek dibuka untuk umum setiap hari, mulai dari jam 09.00 WIB sampai dengan 17.00 WIB. Tiket masuk ke candi ini sebesar Rp1.000.

 

sumber : https://www.indonesiakaya.com/jelajah-indonesia/detail/candi-kethek-candi-kecil-di-tengah-hutan-dusun-ceto

IMG 512

 

Puri Taman Saraswati berada di komplek Candi Ceto, terletak di dusun Ceto, Desa Gumeng, Kecamatan Jenawi. Taman ini merupakan salah satu obyek wisata di wilayah Kabupaten Karanganyar yang tergolong baru. Diresmikan tahun 2007 oleh Bupati Karanganyar dan bupati Gianyar Bali sebagai bentuk kerjasama antar daerah, dimana menurut hikayatnya ternyata penduduk desa Gumeng dan Gianyar memiliki garis leluhur yang sama, terutama bagi masyarakat asli yang beragama Hindu Bali. 

puri taman saraswati

 

Puri Taman Saraswati berfungsi sebagai tempat pemujaan keagamaan bagi Umat Hindu sekaligus sebagai obyek wisata, karena terletak di daerah hutan lereng utara Gunung Lawu yang sangat indah, dengan ketinggian 1.470 m di atas permukaan air laut. Titik fokus obyek wisata ini beupa keindahan Patung Dewi Saraswati, yang sengaja didatangkan langsung dari Gianyar Bali. Menurut kepercayaan umat Hindu, Dewi Saraswati adalah dewi yang berparas cantik, dengan perilaku yang lemah lembut, mengenakan busana nan indah, bersinggasana di atas Padma, kelopak bunga teratai yang diusung oleh sepasang angsa.

 

Dewi Saraswati digambarkan bertangan 4 (empat), yang artinya meski ia seorang putri (wanita), namun dengan pengetahuannya yang berbudi luhur mampu mengemban 4 ilmu yang digambarkan dalam 4 alat yang dipegangnya, yaitu: Wina, Aksamala, Damaru dan Pustaka, yang artinya: Wina adalah simbol kekuatan yang indah, menarik, lemah lembut dan mulia, yang merupakan sifat dari ilmu pengetahuan, Damaru adalah simbol seni dan budaya yang agung, Aksamala adalah simbol dari kekekalan dan tak terbatasnya ilmu pengetahuan, sedang Pustaka sendiri adalah simbol ilmu pengetahuan. Perayaan untuk memperingati keagungan Dewi Saraswati atau biasa disebut sebagai Hari Saraswati dilaksanakan setiap 210 hari atau 6 bulan sekali… yaitu salah satu hari raya umat Hindu untuk memuja Sang Hyang Widhi (Tuhan Yang Maha Esa), dalam kekuatannya menciptakan ilmu pengetahuan dan ilmu kesucian.

 

sumber : http://www.karanganyarkab.go.id/20130625/puri-taman-saraswati/

 

Sekretariat

Kantor: Jl. Sriwijaya No. 29A
Semarang, Jawa Tengah
Telepon: 024-8317963
Fax: 024-8440479

Kunjungan Web

Hari Ini
Kemarin
Minggu ini
Akhir minggu
Bulan ini
Akhir bulan
Total
2982
4263
10527
25112
80492
109697
8857168

Perkiraan Hari Ini
3000


IP Anda:3.237.66.86
© 2017, Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah
perpusdajateng@yahoo.com