12 MAKANAN KHAS PURBALINGGA CIAMIK PALING LEZAT

SHARE

1. Buntil

Makanan khas Purbalingga Buntil adalah salah satu kuliner yang sering diburu wisatawan lokal sampai luar daerah. Rasa gurih khas Buntil bercampur dengan bahan lain menjadi alasan mengapa banyak orang gemar menyantap hidangan ini. Padahal jika dilihat dari bahannya, Buntil menggunakan daun pepaya yang dikenal terasa pahit.

Tetapi, dengan proses pengolahan dan bumbu khasnya membuat makanan Purbalingga ini terasa lezat. Bumbu yang digunakan tersebut di antaranya cabai, lengkuas, parutan kelapa bercampur ikan teri, bawang dan garam. Hidangan Buntil akan cocok dinikmati dengan nasi hangat, apalagi ketika menyantapnya sebagai menu sarapan.

Harga: Sekitar Rp5.000

2. Gulai Melung Purbalingga

Kuline ini bercita rasa unik dan berbeda dibanding gulai biasa, karenakan cara pengolahannya menggunakan rempah pilihan. Selain itu, Gulai Melung juga terbuat dari daging kambing bercampur berbagai isian lainnya seperti sumsum dan babat.

Tentunya tekstur daging yang lembut dipadukan dengan aneka bumbu khas makin membuatnya terasa sempurna. Tidak hanya itu, kamu juga tidak perlu khawatir mencarinya karena berbagai tempat makan di Purbalingga menawarkan Gulai Melung sebagai hidangan utamanya.

Harga: Sekitar Rp15.000

3. Tempe Mendoan

Tempe Mendoan hingga sekarang menjadi primadona Jawa Tengah termasuk daerah Purbalingga. Mendoan merupakan hidangan terbuat dari tempe kedelai yang digoreng menggunakan terigu. Jelasnya, tempe dimasukkan ke dalam tepung yang dibumbui garam, daun bawang dan ketumbar.

Menariknya lagi, makanan khas Purbalingga ini memakai tempe khusus berbentuk tipis sehingga berpengaruh pada rasa. Gurih dan nikmat Tempe Mendoan akan terasa makin nikmat saat disantap selagi hangat sebagai camilan.

Harga: Mulai Rp2.000

4. Sate Blater

Nama Blater terdengar unik, julukan ini dicetuskan karena hidangan khas Purbalingga berasal dari Desa Blater, Kecamatan Kalimanah. Meski bahan bakunya mirip dengan sate biasa, tetapi makanan khas Purbalingga ini memiliki keunikan dilihat dari cara memasaknya. Daging mentah sebelumnya harus direndam terlebih dahulu bersama bumbu khusus, lalu barulah membakarnya dilakukan di atas arang. Ketika dibakar, sate harus terus dilumuri bumbu merata dan berulang kali agar lebih cepat meresap. Karena proses pengolahannya cukup lama, maka Sate Blater pun dapat bertahan sekitar tiga hari asalkan disimpan pada tempat aman seperti kulkas dan lemari makanan.
Harga: Sekitar Rp12.000

5. Soto Kriyik Khas Purbalingga

Soto Kriyik merupakan hidangan khas yang kerap menjadi incaran wisatawan. Terbuat dari kombinasi berbagai bahan makanan. Sedangkan isiannya berupa kecambah, mie bihun dan ketupat atau lontong. Agar rasanya lebih nikmat, soto ini biasanya ditambahkan suwiran ayam, jeroan dan ayam. Setelah daging ayam disuwir, maka tulang lunaknya digoreng kering dan disajikan sebagai lauk soto. Jika kamu penggemar pedas, tambahan sambal kacang dalam sotonya makin membuatnya terasa sempurna.

Harga: Sekitar Rp10.000

6. Nopia

Bagi masyarakat asli Kota Perwira tentu tak asing lagi dengan nama Kue Nopia yang manis dan menjanjikan kelezatan. Cita rasa khas Nopia ini yang menjadi salah satu acuan kepopulerannya. Terbuat dari terigu dengan campuran bahan lain. Isiannya berupa gula merah, keju, coklat dan susu. Menariknya lagi adalah cara memasaknya yang ditempelkan di dinding tungku kayu panas. Nopia yang lebih kecil biasa disebut Mino (Mini Nopia), nopia jenis kecil ini terbuat dari sisa adonan tepung Nopia. Semakin mantap menikmati jajanan Nopia selagi hangat bareng teman ataupun sahabat.

Harga: Sekitar Rp8.000

7. Soto Bancar

Nama Soto Bancar muncul karena penjual soto ini lebih berkembang di daerah dekat perempatan Bancar. Umumnya, Soto Bancar dihidangkan dalam porsi besar sehingga dijamin makin puas ketika menyantapnya. Soto Bancar memiliki bumbu kacang khas yang dicampur ke dalam kuahnya. Isiannya beragam seperti daging ayam, bihun jagung, daging sapi, kecambah, jeroan ayam dan masih banyak lagi. Selain itu, kuliner Purbalingga ini mengandung kaldu ayam dan campuran bumbu yang membuatnya lebih segar, manis dan gurih. Soto Bancar juga menggunakan ketupat sama seperti soto kriyik jadi dijamin makin puas dan bikin kenyang.

Harga: Mulai Rp10.000

8. Gecot

Makanan Purbalingga ini terbuat dari tahu yang dibumbui khusus sebagai penambah rasa. Proses memasak Gecot mirip dengan lontong tahu, hanya saja jika tahu gecot dihidangkan bersama ketupat yang diiris kecil. Isiannya yakni tahu, sayuran mentah, bawang goreng, kecambah dan disiram sambal khas Kota Perwira. Untuk menyantap hidangan ini, kamu bisa dengan mudah menemukannya di pinggiran Kota Purbalingga.

Harga: Sekitar Rp10.000

9. Cimplung

Umbi-umbian menjadi pamor masyarakat Purbalingga karena menjadi salah satu bahan makanan khas Cimplung. Seperti yang sudah disinggung, hidangan ini terbuat dari singkong atau umbi-umbian yang direbus bersama air gula merah. Varian rasa Cimplung mulai berkembang bukan hanya manis, tetapi ada juga rasa keju, strawberry, vanilla, coklat, durian dan green tea yang tak kalah lezat.

Tempat: Pasar Tradisional Purbalingga
Harga: Mulai Rp5.000

10. Condol

Selanjutnya jajanan khas Purbalingga mirip Cimplung, yakni Condol atau Ondol-Ondol. Condol terbuat dari singkong yang diparut halus, setelah itu adonan singkong dibentuk bulatan sebesar kelereng. Untuk menambah cita rasanya, makanan khas Purbalingga ini dibumbui dan digoreng sampai matang. Bukan hanya itu, kebanyakan penjual Condol menawarkan Condol dengan bentuk lebih besar dan diisi gula merah. Jajanan khas Purbalingga ini disajikan dengan dibungkus plastik maupun ditusuk seperti sate.

Harga: Sekitar Rp10.000

11. Es Durian

Selain makanan khasnya, Kabupaten Purbalingga juga terkenal dengan Es Durian handmade masyarakat Kota Perwira. Semangkuk es durian, terdapat daging buah durian yang disiram gula merah cair, santan kelapa, dan tentunya tambahan serutan es yang tidak boleh terlupakan.

Di beberapa warung Es Durian di Purbalingga, penjual akan memberi topping selai stroberi, coklat kental sampai daging buah kelapa.
Harga: Sekitar Rp15.000

12. Nasi Goreng Flamboyan

Hampir sama dengan nasi goreng biasa, hanya saja makanan khas Purbalingga ini memiliki porsi yang tidak biasa. Masyarakat asli Purbalingga pasti sudah mengetahui tentang keunikan Nasi Goreng Flamboyan yang terkenal dengan porsi jumbonya, bertepatan pula dengan tema makanannya yang mengusung “Porsi Kuli, Harga Kaki Lima, Rasa Bintang Lima”. Pantas saja jika para mahasiswa Unsoed sering menjadikan Nasi Goreng Flamboyan sebagai pengobat lapar terenak.
Harga: Sekitar Rp15.000

https://kulinerkota.com/makanan-khas-purbalingga/