Berita

72172917 656122998128023 7164639764858011648 o

Pembukaan Pameran Perpustakaan & Arsip Prov. Jateng 2019 oleh Kadis Arpus Prijo Anggoro BR, SH, M.Si beserta Bpk. Bupati Ir. Achmad Husein, Kadis Arsip & Perpustakaan Daerah Kab. Banyumas, Bpk. Ir. Joko Wikanto, MM dengan Tema "Dari Jawa Tengah Menuju Indonesia Pintar dan Bermartabat" yang digelar pada tanggal 17-20 Oktober 2019 di RitaMall Purwokerto, Banyumas. Jangan Lupa berkunjung di stand Perling di depan Rita Mall akan banyak acara yaitu kroncong live performance, kopi snack gratis dan banyak buku buku yang bagus kami bawa kesana.

74941649 715021602348115 4327663748153081856 o

72635897 715021725681436 7152825224654749696 o

 

Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah : Sebagai tindak lanjut Surat edaran Menteri Dalam Negeri RI nomor 003.3/10132/SJ, Tentang pakaian baju batik dalam rangka hari batik Nasional dan Keputusan Presiden Nomor 33 Tahun 2009 tentang hari Batik Nasional.

Hari Batik Nasional adalah hari perayaan Nasional Indonesia untuk  memperingati ditetapkannya Batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) pada 2 Oktober 2009 oleh UNESCO.

Sejarah batik Indonesia dimulai saat masa Majapahit Batik merupakan kain yang dilukis dengan cairan lilin malam menggunakan alat bernama canting dan menghasilkan pola-pola tertentu pada kain. Kata batik dirangkai dari kata ‘amba’ yang berarti kain yang lebar dan kata ‘tik’ berasal dari kata titik. Artinya, batik merupakan titik-titik yang digambar pada media kain yang lebar sedemikian rupa sehingga menghasilkan pola-pola yang indah. Dikutip dari laman resmi Pemerintah Jawa Barat, awalnya, batik hanya digunakan untuk pakaian raja, keluarga kerajaan, para pekerja di dalam kerajaan. Karena pekerja di kerajaan tinggal di luar keraton, mereka sering membawa pekerjaan membatik ke luar kerajaan. Oleh karena itu, tak lama kemudian banyak masyarakat yang meniru membuat batik. Awalnya, kegiatan membatik ini hanya dikerjakan oleh perempuan saja untuk mengisi waktu senggang lalu berkembang menjadi pekerjaan tetap perempuan pada masa itu. Saat ini, membuat batik dapat dilakukan oleh siapa saja. Dalam Sejarah Batik Indonesia dituliskan, sejarah pembatikan di Indonesia sudah dimulai pada masa kerajaan Majapahit. Pengembangannya kemudian berlanjut di masa kerajaan Mataram, lalu kerajaan Solo dan Yogyakarta. Namun, dulu kerajinan batik hanya diperuntukkan bagi kaum bangsawan atau priyayi, tidak untuk masyarakat biasa. Bukti bahwa kerajaan Majapahit yang pertama kali menerapkan batik di Indonesia ada pada sisa-sisa peninggalan batik yang ada di wilayah Mojokerto dan Bonorowo (sekrang Tulungagung) yang merupakan bekas wilayah kerajaan Majapahit.

 

Kegiatan Pembelajaran Luar Sekolah (PLS) SMP Darusalam Bergas Kabupaten Semarang pada hari Rabu 25 September 2019 dengan jumlah peserta 200 orang siswa dan 8 guru pendamping mengadakan kunjungan ke PerpusProv JawaTengah Dinas Arpus. Kunjungan ini di terima oleh KABID Pengelolaan Perpustakaan Bapak Noorhadi beserta Kasi Layanan dan Otomasi Ibu Berti Soraya dan Para Pustakawan Ibu Dhidhi Hening, Ibu Endang Soegiarso, Ibu Wiwik Riyanti dan Ibu Diana Nugraheni.

bergas1

bergas4

 

bergas2

 

 

Sekretariat

Kantor: Jl. Sriwijaya No. 29A
Semarang, Jawa Tengah
Telepon: 024-8317963
Fax: 024-8440479

Kunjungan Web

Hari Ini
Kemarin
Minggu ini
Akhir minggu
Bulan ini
Akhir bulan
Total
3879
7175
56759
44949
132650
153027
7204264

Perkiraan Hari Ini
5232


IP Anda:3.227.233.78
© 2017, Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah
perpusdajateng@yahoo.com