Rakor, Seminar Dan Pengukuhan Pengurus Daerah Ikatan Pustakawan Indonesia Jawa Tengah

WhatsApp Image 2019 04 25 at 18.58.37

PD IPI (Ikatan Pustakawan Indonesia) Jawa Tengah melaksanakan kegiatan rapat kordinasi yang di fasilitasi oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Propinsi Jawa Tengah. Dilaksanakan di Hotel Norman. Kegiatan ini menghadirkan seluruh perwakilan Pengurus Daerah Ikatan pustakawan indonesia Kabupaten kota yang ada di jawa tengah, pustakawan dari dinas arsip dan perpustakaan, pustakawan perguruan tinggi, pustakawan sekolah, pustakan khusus, pegiat literasi dan juga pemerhati perpustakaan. Acara ini juga dihadiri oleh para dewan pakar perpustakaan, para kepala bidang dan para kasi dan juga para kepala dinas perpustakaan diseluruh jawa tengah. Acara ini bertujuan untuk melakukan pembahasan program kerja PD IPI Propinsi jawa tengah dan mensinergikan dengan seluruh program kerja kabupaten kota, agar sejalan dengan program Pengrus ikatan pustakawan indonesia pusat.

Acara dibuka oleh Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Bapak  Priyo Anggoro BR, SH, M.Si dengan menghadirkan nara sumber pertama Ketua Pengurus Pusat Ikatan Pustakawan Indonesia T. Syamsul Bahri, ST.,M.Si yang menyampaikan materi mengenai Program Nasional revitalisasi Perpustakaan umum berbasis inklusi sosial. Dan nara sumber kedua Ketua PD Ikatan Pustakawan Indonesia Propinsi Jawa Tengah Bapak Itmamudin, SS.,M.IP yang menyampaikan materi mengenai peran Ikatan pustakawan indonesia jateng-gayeng dalam mendukung pustakawan berkarya. Dan narasumber ketiga bapak sulhan dari UGM yang merupakan seorang dosen dan juga capacity building.

Dalam sambutannya bapak kepala dinas menyampaikan kepada para pengurus Ikatan Pustakawan Indonesia yang telah dilantik untuk terus berkarya bersama-sama dan bersinergi dengan dinas kearsipan dan perpustakaan propinsi jawa tengah dalam kegiatan penanaman kegemaran budaya membaca untuk kesejahteraan masyarakat. Lebih mendalam bapak kepala dinas menyampaikan bahwa tentang filosofi magnet, yaitu jadikan perpustakaan itu seperti magnet yang dapat menarik semua barang yang ada disekitarnya untuk mendekat, tanpa di gerakkan dengan kekuatan dari luar, namun barang-barang tersebut datang dengan sendirinya, dengan sukarela dan ikhlas. Tapi itu semua dapat terwujud apabila perpustakaan dapat di kemas sedemikian rupa agar menjadi magnet yang menarik hati para pemustaka. salah satu contohnya beliau akan mewujudkan pojok-pojok baca di tempat yang strategis seperti di tempat-tempat umum, dan tempat-tempat nongkrong bagai generasi milenial. Mengakhiri sambutannya, bapak kepala dinas akan berjanji akan memfasilitasi kegiatan para pustakawan jawa tengah untuk melakukan berbagai kegiatan kepustakawanan jawa tengah, sebagai bentuk tanggungjawab organisasi pembina Ikatan pustakawan indonesia jawa tengah.

WhatsApp Image 2019 04 25 at 18.58.33

Narasumber pertama mengulas mengenai peran perpustakaan umum dalam merevitalisasi pelayanan perpustakaan umum berbasis inklusi sosial. Dalam paparannya, bapak syamsul yang sekaligus ketua PP Ikatan pustakawan indonesia memberi pesan bahwa saat ini, pelayanan perpustakaan tidak lagi berkutat dalam pelayanan teknis saja, melainkan pelayanan kepada masyarakat secara nyata agar masyarakat sejahtera. Konsepnya adalah pembangunan tidak lagi berkutat pada pembangunan fisik saja, namun pembangunan mental dan moral jauh lebih prinsip untuk membangun masyarakat ke depan. Masyarakat yang datang ke perpustakaan tidak hanya diberikan layanan buku saja, namun perpustakaan harus memberikan pelayanan lebih berupa pelayanan problem sholving melalui bahan pustaka yang dimiliki. Sehingga masyarakat yang hadir ke perpustakaan memperoleh ilmu dan juga solusi untuk memecahkan berbagai persoalan yang dihadapi. Oleh sebab itu, para pustakawan harus dibekali kemampuan yang lebih agar mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Narasumber kedua bapak Itmamudin yang juga merupakan Pustakawan dari IAIN Salatiga menyampaikan para pustakawan harus terus berkarya mengabdikan diri kepada masyarakat sesuai dengan kapasitasnya masing-masing. Para pustakawan harus terus bersinergi bahu membahu menghidupkan perpustakaan di wilayan masing-masing. karena hidup dan matinya perpustakaan sangat dipengaruhi oleh kinerja para pustakawan. Selanjutnya Ketua pustakawan jawa ini juga menghimbau kepada para pengambil kebijakan di jawa tengah dan kabupaten kota untuk memberikan ruang gerak kepada para pustakawan untuk berkarya, sekaligus memfasilitasi para pustakawan ini melakukan berbagai kegiatan untuk menghidupkan perpustakaan. Karena kita tahu bahwa minat baca masyarakat kita ini memang cukup memprihatinkan, maka itu adalah bagian dari tugas kita untuk meningkatkan budaya baca masyarakat di jawa tengah.

Dan narasumber ketiga bapak sulhan dari UGM membakar semangat para pustakawan yang hadir untuk terus berinovasi dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat. Para pustakawan ini disuguhi berbagai macam inovasi yang mungkin saja dilakukan oleh para pustakawan, agar masyarakat pengguna perpustakaan tidak merasa bosan untuk datang ke perpustakaan. Salah satunya adalah pustakawan harus membranding perpustakaan agar mudah diingat dan dikesankan oleh pemustaka. Dengan sangat antusias para pustakawan dari 35 kabupaten kota ini mengikuti acara hingga akhir.

WhatsApp Image 2019 04 25 at 18.58.46

Sekretariat

Kantor: Jl. Sriwijaya No. 29A
Semarang, Jawa Tengah
Telepon: 024-8317963
Fax: 024-8440479

Kunjungan Web

Hari Ini
Kemarin
Minggu ini
Akhir minggu
Bulan ini
Akhir bulan
Total
6430
7606
42999
42999
95285
221987
7388886

Perkiraan Hari Ini
7488


IP Anda:3.227.3.146
© 2017, Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah
perpusdajateng@yahoo.com